Wednesday, 24 March 2010

Ungkapkan dengan Bunga


”Katakanlah dengan bunga”, begitulah kira-kira bila seseorang ingin mengungkapkan kegembiraannya, kebahagiaannya dan rasa empatinya terhadap orang lain, baik itu untuk kekasihnya, sahabatnya, ataupun koleganya. Banyak ragam bunga yang dijadikan untaian dalam buah tangan itu, salah satunya bunga sedap malam. Pada hari-hari besar seperti Natal dan Tahun Baru, permintaan bunga potong biasanya melonjak. Bagi anda yang menggeluti bisnis bunga potong sedap malam, jangan lewatkan informasi ini.

Dinamakan bunga sedap malam, bunga ini menebarkan aroma wanginya pada waktu malam hari. Tanaman ini termasuk salah satu jenis tumbuhan introduksi dari Meksiko (Amerika) yang telah menyebar luas dan beradaptasi dengan baik di daerah beriklim panas. Tanaman ini membutuhkan iklim yang cukup lembab (13o-27oC) dan curah hujan 1900-2500 mm/tahun dalam penyinaran matahari penuh.

Tanaman sedap malam diperbanyak secara vegetatif, yaitu melalui umbi. Pisahkan umbi dari rumpun induk berdasarkan ukuran atau berat umbi yang seragam. Keringkan umbi dengan cara disimpan di tempat yang kering, atau diangin-anginkan di atas tungku dapur selama 1-3 bulan sampai umbi tampak bertunas dan siap untuk ditanam.

Hama dan penyakit yang sering menyerang adalah Thrips (Thaenionthrips sp). Hama ini mulai menyerang sejak awal penanaman hingga tanaman mulai berbunga. Hama ini biasanya ditemukan di celah-celah antar daun dan juga pada daun yang masih muda. Pencegahannya bisa menggunakan insektisida yang berbahan aktif dimetoat atau diafentiuron sesuai dengan dosis anjuran. Selain itu hama yang sering menyerang adalah kutu dompolan (Dysmicoccus brevipes). Kutu ini sering mengisap cairan pada tanaman. Harus diwaspadai bila pada musim kemarau panjang yang mengakibatkan tanah retak, kutu ini dapat menyerang bagian umbi yang dapat mengakibatkan kegagalan panen.

Dalam pemeliharaan juga harus diperhatikan mengenai pengairan, penyulaman, penyiangan maupun pemupukan. Pengairan sangat dibutuhkan pada fase pertumbuhan bibit (1-2 kali sehari). Sedangkan penyulaman dilakukan pada bibit yang tidak tumbuh, paling tidak 5-15 hari setelah tanam, agar pertumbuhan bibit sulaman dapat seragam. Penyiangan perlu dilakukan untuk membuang rumput-rumput liar yang biasanya dilakukan 3 bulan setalah tanam atau tergantung pertumbuhan rumput. Pemberian pupuk biasanya dilakukan sekaligus atau dilaksanakan secara bertahap tiap bulannya. Untuk lahan kebun sedap malam dalam luasan 1 ha, selama pertanaman satu tahun dibutuhkan pupuk 300 kg N, 200 kg P205 dan 150 kg K20.

No comments:

Post a Comment